Perjalanan Mujahid Menjaga Cahaya

Di malam yang sunyi nan gelap, dimana tak setitikpun cahaya menyinari

Hanya bulan dengan ditemani gemerlapnya bintang yag menaungi

Dan melodi hembusan angina malam yang membisiki

3 mujahid bangkit dengan gagah perkasa dari singgasananya

Singgasana tuhan yang suci nan indah

Yang dipenuhi kemilau cahanya-Nya

Dan dinaungi sayap-sayap malaikatnya

Mereka keluar dari singgasananya yang terang benderang

Melewati jalan terjal yang diselimuti kegelapan abadi

Jalan yang dipenuhi aral dan rintangan

Yang mampu mengiris jiwa

Walau didera angina malam yang menembus jiwa

Dan terhujam oleh panah-panah suci dari langit nan kelam

Mereka tetap memegang erat azam mereka

Demi menjaga sebuah cahaya yang kian meredam

Sebenarnya,,begitu berhargakah cahaya itu???

Hingga kau begitu erat mendekapnya

Padahal pedang di sela-sela sayapnya senantiasa mencabik-cabik hatimu

Dan panah suci yang tajam tak henti-hentinya menghujani tubuh keringmu

Sungguh ku tak mengerti

Hanya demi cahya dari bidadari tak berhati

Kau tumpahkan darah sucimu

Dan mengorbankan nyawamu?

Sungguh mulianya dirimu

Perjuangan dan pengorbananmu

Kan terus ku kenang

Sampai nafas terakhirku

Syukron untuk mujahid – mujahid yang telah berjuang bersamaku,,,kenangan ini,,takkan ku lupakan sampai akhir hayatku…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: