Poem for Palestine

Tuhan, aku masih punya mata
Kau saksinya
sehingga bisa kusaksikan derai pilu dari bibir bocah kecil yang kehilangan ibunya
di sana
: Palestina

Tuhan, aku masih punya telinga
Kau saksinya
sehingga dapat kudengar teriak histeris seorang ibu yang bayinya tewas tanpa kepala
di sana
: Palestina

Tuhan, aku masih punya hati
Kau saksinya
sehingga kubiarkan jiwa dan nurani ini luruh melihat wajah-wajah ketakutan
antara perempuan dan anak-anak yang menyebut-nyebut nama-Mu
di sana
: Palestina

andai padang gurun bergemuruh terhapus badai debu,
sesak dadaku menghirup terik yang membanjiri tubuh, tak mengapa

namun kupinta lenyapkan cinta ini dengan cinta
agar bisa kubeli dedaunan segar dari pelepah pohon palma

biar kutulis ayat-ayat cinta-Mu di atas lembarannya

kuusap di wajahku

dari cahaya wajah-Mu yang memenuhi segenap penjuru arsy-Mu

meregang doa-doa yang membekap dua lautan

l

antas, jawablah dengan cinta

sewujud kemenangan atau entah apa namanya

untuk saudara kami

di sana

:P alestina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: